Kamis, 02 Maret 2017

Bersikap Professional dalam Memakai Sosmed


Sekarang sudah memasuki era personal branding, yang berarti dituntut untuk dapat memperlihatkan segala kualitas diri untuk dapat memulai hubungan dengan orang lain. Hal ini tentu akan sangat berperan bagi diri sendiri yang sekarang ingin membangun citra diri demi mendapatkan karir impian. Tentu saja era personal branding bukannya tanpa tantangan, apalagi faktanya kebanyakan orang justru bersikap sangat berbeda saat dikantor dan juga saat menikmati hidupnya di sosmed.

Jika sekarang sedang membangun karir impian diri sendiri, mungkin bisa meniru cara-cara para profesional muda memperlakukan sosmednya yang membuat berhasil membangun citra diri yang menarik hingga akhirnya bisa meraih kesuksesan.

Selektif dalam Menyebarkan Sebuah Informasi
Sebenarnya cukup jelas apa yang membedakan seseorang profesional dan bukan. Hal ini pun juga yang kadang menjadi patokan para perusahaan untuk menyeleksi para pelamar kerjanya. Jangan salah sosmed pun sudah menjadi sebuah perhatian.

Berbeda dengan orang profesional memperlakukan sosmednya secara realistis. Realitis berarti mereka sadar kalau sosmed bukanlah tempat untuk berbagi informasi dengan sesuka hati, melainkan hanya sebagai wadah saja untuk bersosialisasi. Dan berarti ada banyak orang yang bisa menerima dan ada juga pula yang tidak menerima, karena para profesional muda tidak akan menyebarkan informasi sembarangan. Mereka tidak akan seseorang curhat di sosmed, memposting “kegembiraan” bersama orang terdekat secara berlebih-lebihan dan apalagi sampai menyebarkan pembicaraan yang lagi tren khususnya yang berbau rasis dan menyimpang.

Tidak Mengeluh Di Sosmed
Sebenarnya semakin banyak orang kenapa banyak memberlakukan sosmed seperti tempat sampah. Dalam artian mereka sibuk menumpahkan semua keluhan serta keluh kesahnya di sosmed, bahkan seperti yang sedang tren sekarang ini menyebarkan kebencian disosial media.

Para profesional muda tentu tidak ingin memperlakukan sosmednya seperti itu. Karena mereka tahu kalau semua hal itu justru hanya dapat mengundang orang yang merasa tersinggung merusak personal branding-nya.

Tidak Bertindak Agresif
Sudah bukan rahasia lagi sosmed sekarang ini apalagi para pengguna sosmed di tanah air penuh dengan berbagai kebencian. Bahkan tidak jarang antara pribadi satu dengan yang lainnya saling menyerang dengan kata-kata yang tidak etis bahkan kasar.

Sebenarnya yang melakukannya tentu bukan mereka para profesional muda. Tetapi berarti mereka tidak tahu bahwa mereka lebih memilih diam karena mereka tahu kalau memperlihatkan sisi agresif justru akan membuat mereka menjadi lebihburuk.
Tidak Emosional
Satu lagi para profesional muda tidak akan memperlihatkan semua sisi emosi negatif disosmed. Marah berlebihan apalagi sampai menghina orang lain disosmed merupakan suatu tindakan yang bisa membuatdinilai negatif. Sementara untuk para profesioal tentu tahu bagaimana mereka harus bisa membangun relasi dengan orang lain agar bisa diajak bekerjasama.


EmoticonEmoticon